PENGARUH PENAMBAH AGREGAT KASAR ALAMI SEBAGAI PENGGANTI BATU PECAH UNTUK BETON MUTU NORMAL

Arman A, Puji Puji

Sari


Agregat kasar dan agregat halus merupakan bahan baku utama pembuatan beton. Karena mahalnya harga material batu pecah sebagai agregat kasar untuk pembuatan beton, maka dipilihlah bahan alternatif agregat kasar alami seperti koral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang ditimbulkan dari berbagai macam perbedaan bentuk dan tekstur agregat kasar terhadap mutu beton normal yang dihasilkan, sehingga didapatkan agregat dengan tekstur dan bentuk yang cocok digunakan dalam campuran beton. Pembuatan benda uji yang digunakan berbentuk kubus dengan ukuran 150 x 150 x 150 mm dengan umur beton 3, 14 dan 28 hari. Perencanaan campuran menggunakan metode SK SNI T-15-1990-03 (Tata Cara Pembuatan Beton Normal). Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan terhadap agregat kasar alami Gunung Nago, koral dapat digunakan sebagai bahan adukan campuran beton. Beton yang dihasilkan dengan menggunakan koral Gunung Nago dapat mencapai mutu yang direncanakan (K-250 kg/cm²). Hal ini jelas terbukti bahwa koral yang digunakan cocok digunakan sebagai bahan alternatif pengganti batu pecah.

Kata kunci: kuat tekan beton, agregat kasar alami (koral)


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Alamat Redaksi :
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan
Institut Teknologi Padang
Jl. Gajah Mada Kandis Nanggalo, Padang 25143, Sumatera Barat

email: jts@itp.ac.id

Web Analytics Lihat Statistik Jurnal Teknik Sipil ITP

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.