Optimalisasi Distribusi Jaringan Air Bersih PDAM Klaten Wilayah Utara dengan Program Waternet

Ratnanik Ratnanik, Supratikno Supratikno

Sari


Ketersediaan air di alam bervariasi antara daerah yang satu dengan daerah yang lain dipengaruhi oleh kondisi geografis dan topografi daerah tersebut. Tingkat pertumbuhan penduduk Kecamatan Tulung dalam 5 tahun terakhir rata-rata 0,765 %. Meningkatnya jumlah penduduk dan perluasan pemukiman serta banyaknya home industri pada Kecamatan Tulung sangat berpengaruh terhadap kebutuhan akan air bersih dan air minum. Untuk itu perlu adanya penelitian tentang optimalisasi distribusi jaringan air bersih di Kecamatan Tulung, agar dapat menghasilkan jaringan ditribusi air bersih yang optimal untuk pelanggan Desa Pucang Miliran Kecamatan Tulung. Penelitian ini menggunakan analisis dan pengelolaan data yang diperoleh dari hasil survey di lapangan. Melalui tahapan ini diharapkan akan diperoleh data yang akurat sebagai pemecah masalah yang tepat. Dalam analisis kinerja jaringan distribusi eksisting menggunakan Software WaterNet untuk melakukan simulasi jaringan pipa. Simulasi pada kondisi eksisting menunjukkan beberapa pipa yang digunakan diameternya terlalu kecil sehingga di saat jam puncak air tidak lagi mengalir ke wilayah distribusi dengan baik. Optimalisasi yang dapat dilakukan dengan mengganti pipa-pipa yang terlalu kecil seperti pipa diameter 0.005 menjadi 0.075, penggantian kapasitas pompa dari head 50 discharge 35 menjadi head 25 discharge 35, dan menaikkan elevasi dasar tangki dari elevasi 270 menjadi 273.

Kata kunci: air bersih, distribusi, optimalisasi, pipa, waternet


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arifuddin, Parung. H., dan Thaha. A., (2018). Analisis Kapasitas dan Penambahan Jaringan Pipa Distribusi PDAM di Wilayah Pesisir Kecamatan Tallo Kota Makassar

(http://pasca.unhas.ac.id/jurnal/files/a04a00f39256cae6318efa43215b0c73.pdf)

Benu, J E P, 2006, Kajian Sistem Jaringan Pipa Untuk Optimalisasi Pengelolaannya (Studi Kasus) PDAM Kecamatan Kualin Kabupaten Timor Tengah Selatan. Thesis. Magister pengelolaan Sarana dan Prasarana. Gadjah Mada University.

Ibrahim. M., Masrevaniah. A., dan Darmawan. V., (2012). Analisa Hidrolis Pada Komponen Sistem Distribusi Air Bersih Dengan Waternet dan Watercad Versi 8 (http://jurnalpengairan.ub.ac.id/index.php/jtp/article/view/132)

Nugroho. S., Meicahayanti. I., dan Nurdiana. J., (2018). Analisa Jaringan Perpipaan Distribusi Air Bersih Menggunakan EPANET 2.0

(file:///C:/Users/ASUS/Downloads/15192-51953-2-PB%20(1).pdf)

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 1998 tentang Kepengurusan Perusahaan Daerah Air Minum.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 18/PRT/M/2007 Tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum.

Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2005 tentang Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 33)

Ratnanik. (2014). Kajian Optimalisasi Jaringan Distribusi Air Bersih (Studi Kasus PDAM Delta Tirta Sidoarjo Unit IPA Krian). Thesis. Magister pengelolaan Sarana dan Prasarana. Gadjah Mada University.

Triatmadja, R. (2016).Teknik Penyediaan Air Minum Perpipaan. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press.

Triatmadja, R. (2007). WaterNet Versi 2.1 Software Perencanaan/ pengelolaan Sistem Jaringan Air Minum. Yogyakarta. Gadjah Mada University Press.

Triatmodjo, B. (1993) Hidraulika 1. Edisi Kedua. Yogyakarta. Beta Offset Press.


Refbacks

  • »
  • »


Alamat Redaksi :
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan
Institut Teknologi Padang
Jl. Gajah Mada Kandis Nanggalo, Padang 25143, Sumatera Barat

email: jts@itp.ac.id

Web Analytics Lihat Statistik Jurnal Teknik Sipil ITP

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.