PENENTUAN LUASAN AREA INUNDASI TSUNAMI MENGGUNAKAN MODEL NUMERIK TUNAMI N3 DI DAERAH PARUPUK TABING, KOTA PADANG

Meli Muchlian, Leli Honesti, Nazwar Djali

Sari


Kota Padang adalah daerah yang terletak di pesisir pantai barat Sumatera Barat. Daerah ini memiliki jumlah penduduk yang cukup padat dan sebagian besar tersebar di pesisir pantai. Parupuk Tabing adalah kecamatan di kota Padang yang berada di tepi pantai. Di daerah ini, sebagaian besar masyarakat pesisir pantai bekerja sebagai penangkap ikan. Daerah ini dahulunya juga mendapat dampak dari tsunami yang pernah menerjang pantai Sumatera Barat pada tahun 1797 dan 1833. Penelitian ini difokuskan untuk menentukan luasan area inundasi berdasarkan simulasi tsunami menggunakan program numerik TUNAMI N3 dengan sumber gempabumi blok Pagai dengan variasi magnitudo (Mw 8.0, 8.5, dan 9.0) pada variasi hiposenter gempa (10, 25 dan 35 km). Peta inundasi tsunami dibuat menggunakan ArcView GIS 3.3 dengan skala 1: 5.000. Waktu datang gelombang tsunami dengan tinggi gelombang maksimum dihasilkan dari pemodelan magnitudo Mw 9.0 dengan hiposenter 10 km yaitu 34 menit 40 sekon dengan tinggi maksimum gelombang tsunami 3.68 m. Hasil hitungan luasan inundasi terdata sejumlah 11 grid atau 80 % area Parupuk Tabing dalam model masih aman dari tsunami.


Kata Kunci: Tsunami, TUNAMI N3, inundasi, Pagai


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


du Puy, J., 1847, Een paar aantekeningen omtrent vuurbergen en aardbevingen op Sumatra, Tijdsch Neerland’s Indie, 9.

Mardinatno, D., 2008, Tsunami Risk Assessment Using Scenario-Based Approach, Geomorphological Analysis and Geographic Information System: A Case Study in South Coastal Areas of Java Island-Indonesia, Disertasi, University of Innsbruck.

Natawijaya, D. H., Sieh, K., Chlieh, M., Galetzka, J., Suwargadi, B. W., Cheng, H., Edwards, R. L., Avouac, J. P., dan Ward, S. N., 2006, Source parameters of the great Sumatran megathrust earthquakes of 1797 and 1833 inferred from coral microatolls, Journal of Geophysical Research, vol. 111. 3: pp 1-37.

Sieh, K., 2005, Aceh-Andaman earthquake: What happened and what’s next?, Nature, Vol. 434. Pp 573-574.

Sieh, K., Natawidjaja, D. H., Meltzner, A. J., Shen, C. C., Cheng, H., Li, K. S., Suwargadi, B. W., Galetzka, J., Philibosian, B., dan Edwards, R. L., 2008, Earthquake Super cycles Inferred from Sea-Level Changes Recorded in the Corals of West Sumatra, Science, Vol. 322, pp 1674-1678.

Zachariasen, J., Sieh, K., Taylor, F. W., Edwards, R. L., dan Hantoro, W. S., 1999, Submergence and uplift associated with the giant 1833 Sumatran subduction earthquake: Evidence from coral microatolls, Journal of Geophysical Research, Vol. 104, pp 895–919.

Zachariasen, J., Sieh, K., Taylor, F. W., dan Hantoro, W. S., 2000, Modern vertical deformation at the Sumatran subduction zone: Paleogeodetic insights from coral microatolls. Bulletin of the Seismological Society of America, Vol. 90, pp 897– 913.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Alamat Redaksi :
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan
Institut Teknologi Padang
Jl. Gajah Mada Kandis Nanggalo, Padang 25143, Sumatera Barat

email: jts@itp.ac.id

Web Analytics Lihat Statistik Jurnal Teknik Sipil ITP

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.