Pengaruh Rekonfigurasi Jaringan Terhadap Pola Operasi Sistem Kelistrikan Tegangan Rendah

Aswir Premadi, Hasbulah Hasbulah

Sari


Kondisi tegangan yang terlalu rendah, rugi daya pada jaringan, dan beban yang terlalu besar menjadi masalah utama di PT PLN (Persero) Rayon Sungai Rumbai. Salah satu teknik untuk mengatasi masalah tersebut adalah rekonfigurasi jaringan. Untuk mendukung rekonfigurasi jaringan tersebut, perlu dilakukan simulasi sistem 20 kV dengan menggunakan perangkat lunak ETAP. Berdasarkan hasil simulasi dan perhitungan, maka rekonfigurasi jaringan dapat memperbaiki kondisi kelistrikan di PT PLN (Persero) Rayon Sungai Rumbai. meliputi jatuh tegangan feeder Kota Sungai Rumbai sebelum rekonfigurasi sebesar 3853 Volt, setelah rekonfigurasi menjadi 3011 Volt. Jatuh tegangan feeder Kota Sungai Rumbai turun sebesar 4,215%. Untuk rugi daya sistem 20 kV PT PLN (Persero) Rayon Sungai Rumbai sebelum rekonfigurasi sebesar 0,563 MW, setelah rekonfigurasi menjadi 0,553 MW. Artinya, dengan rekonfigurasi jaringan yang dilakukan dapat menurunkan rugi daya sebesar 0,01 MW dengan persentase turunnya sebesar 1,7%. Kemudian untuk pemerataan beban feeder, beban untuk feeder Kota Sungai Rumbai sebelum rekonfigurasi sebesar 117,4 Ampere, setelah rekonfigurasi menjadi 68 Ampere. Beban feeder Kota Sungai Rumbai turun sebesar 42,078%. Sedangkan beban feeder yang direncanakan setelah rekonfigurasi sebesar 49 Ampere.


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


DOAJ logo

Ciptaan disebarluaskan di bawah  Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.