Pengaruh Penerimaan Intensitas Cahaya Pada Gerak Robot Line Follower Menggunakan Sel Surya

Try Rahmany Fajriah, R. D. Kusumanto, Pola Risma

Sari


Robot line follower merupakan robot yang dirancang untuk membantu pekerjaan manusia. Pada penelitian ini, robot line follower yang dibangun terdiri dari 8 sensor pembaca garis, dan menggunakan Arduino Mega 2560, aktuator motor servo continous dan pensuplaian yang berasal dari sel surya. Sel surya yang digunakan adalah jenis polycrystalline dengan kapasitas daya sebesar 20W. Berdasarkan hasil pengujian penggunaan catu daya dari sel surya, menunjukkan bahwa nilai intensitas cahaya matahari yang didapatkan adalah rata-rata antara 48.940 lux dan 55.453 lux. Kemudian jika nilai intensitas cahaya matahari didapati dibawah 15.000 lux maka robot line follower tidak mampu untuk bergerak karena nilai intensitas cahaya matahari yang diterima mesti berkisar antara 40.000 - 83.000 lux.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Wibowo, Tri. 2014. Pengaruh Pemasangan Fotovoltaik. http://digilib.unila.ac.id, diakses pada 15 Januari 2017.

Anonim. Cara Kerja Solar Controller. http://www.panelsurya. com, diakses 24 Februari 2017.

Anonim. DT-Sense Line Tracking CDS 8 Sense. http://innovativeelectr

onics.com/innovative_electronics/download_files/manual/Manual_DT-SENSE_Line_Tracing_CDS_8_Sensor.pdf, diakses pada 17 Mei 2017.

Anonim. Mengenal Arduino Lebih Rinci. http://aozon.co.id, diakses 3 Juni 2017

Susilo, Deddy dan Roby Abdityo Nugroho. 2007. Wall Following Algorythm. Salatiga: Jurnal Ilmiah Elektronika. Vol. 6, No. 2:64.

Muchlis, Nurfajria. 2011. Pembuatan Robot Ziobot Untuk Penjejak Garis Dan Pengangkat Barang Dengan Sensor Jarak Berbasis Mikrokontroler. http://publication. gunadarma.ac.id /bitstream/123456789/1327/1/21107264.pdf, diakses pada tanggal 20 Mei 2017.




DOI: http://dx.doi.org/10.21063%2FJTE.2020.3133905

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


DOAJ logo

Ciptaan disebarluaskan di bawah  Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.