PENGARUH KAWAT TANAH TERHADAP GANGGUAN KILAT INDUKSI PADA SUTM 20 kV

Erhaneli Erhaneli, Ardi Desril

Sari


Gangguan kilat akibat sambaran tidak lansung atau sambaran indukasi pada saluran udara tegangan menengah (SUTM) tidak boleh diabaikan. Justru gangguan kilat akibat sambaran induksi ini lebih banyak dibandingkan dengan gangguan kilat akibat sambaran langsung. Hal tersebut disebabkan oleh karena tingkat ketahanan implus isolasi V50% dari isolator SUTM relative rendah dan karena luasnya daerah sambaran induksi, jadi jumlah sambaran kilat ind uksi juga jauh lebih banyak dibanding dengan jumlah sambaran langsung. Dalam menghitung pengaruh kawat tanah terhadap tegang an induksi diperkenalkan Faktor Perisaian (FP) yang didefenisikan sebagai hasil bagi tegangan induksi dengan kawat tanah dan tegangan induksi tanpa kawat tanah.

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh kawat tanah terhadap gangguan kilat tidak lansung (induksi) pada S UTM 20 kV. Dari hasil analisa dan perhitungan yang dilakukan disimpulkan bahwa gangguan kilat induksi lebih banyak terjadi pada saluaran tanpa kawat tanah dari pada saluran yang pakai kawat tan ah. Kawat tanah dapat mengurangi gangguan induksi lebih kura ng 40,9% dari saluran yang tidak pakai kawat tanah.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


DOAJ logo

Ciptaan disebarluaskan di bawah  Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.