Pengaruh Suhu dan Tekanan Angin Terhadap Andongan dan Tegangan Tarik Pada Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kV

Erhaneli Erhaneli, Zhafran Ariby

Sari


Saluran transmisi merupakan proses penyaluran energi listrik dari pembangkit menuju konsumen dengan menggunakan konduktor ACSR. Permasalahan yang terjadi pada penggunaan konduktor ACSR adalah berubahnya andongan dan tegangan tarik. Tegangan tarik dan andongan akan meningkat oleh pengaruh arus saluran, suhu dan tekanan angin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh arus saluran, suhu, dan tekanan angin terhadap andongan dan tegangan tarik antara GI Payakumbuh dan GI Koto Panjang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai andongan dan tegangan tarik meningkat akibat pengaruh arus saluran pada bulan Februari 2017 sebesar 13,556 m dan tegangan tariknya sebesar 9407,139 kg. Akibat pengaruh temperatur andongan meningkat pada bulan Maret 2017 sebesar 1,954 m sedangkan tegangan tariknya sebesar 8720,836 kg. Begitu juga akibat pengaruh tekanan angin andongan meningkat pada bulan Maret 2017 sebesar 2,7936 m  sedangkan tegangan tariknya sebesar 9294,9746 kg.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


A. Kadir., Transmisi Tenaga Listrik, Jakarta: Universitas Indonesia , 1998.

Arismunandar dan Artono., Saluran Transmisi, Jakarta: Pradnya Paramita , 1993.

A. Firmansyah, “Dasar-dasar Pemograman Matlab”, 2007. http://ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2007/08/firman-dasarmatlab.pdf

H. A. Lastya, “Analisa Pengaruh eksternal dan internal terhadap andongan dan tegangan tarik pada saluran transmisi 150 kv”. [online]. Available: http://www.arraniry.ac.id/index.php /circuit/article/download/773/605 , 2014.

M. Ihsan, I. D. Sara, R. S. Lubis “Pengaruh Suhu dan Angin Terhadap Andongan dan Kekuatan Tarik Konduktor Jenis ACCC Lisbon”. [online]. Available:

http://www.unsyiah.ac.id/kitektro/article/download/8342/6763 , 2017.

Permen ESDM, “Ruang Bebas dan Jarak Minimum Pada Saluran Udara Tegangan Tinggi dan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi”, 2015

R. Y. Desprianto, S. Prasetyono dan D. K. Setiawan, “Studi Perencanaan Upgrade Transmisi Tegangan Tinggi 150 kV Perak-Ujung Menggunakan Konduktor HTLS (High Temeprature-Low Sag)”. [online]. Available:https://www.unej.ac.id/index.php/BST/article/download/5704/4251 , 2017.

SK DIR 114.K/DIR/2010, No. Dokumen: 10/HARLUR-PST/2009, “Buku Petunjuk Batasan Operasi dan Pemeliharaan Peralatan Penyaluran Tenaga Listrik SUTT SUTET”, PT PLN (Persero), 2010.

Standart Perusahaan Listrik Negara, “Konstruksi Saluran Udara Tegangan Tinggi 70 kV Dan 150 kV dengan Tiang Beton Baja”, vol. 121-7:1996.

Stephanus A. Ananda, , E. Hosea dan V. Chandra, “Pengaruh Perubahan Arus Saluran Tegangan tarik dan Andongan pada Sutet 500 KV di Zona Krian”. [online]. Available:

http://www.petra.ac.id/~puslit/journals/dir.php?DepartmentID=ELK , 2006.

S. Ramadan dan H. Zulkarnaini, “Perbandingan kuat medan listrik di bawah saluran transmisi 150 kv antara G.I. T.Kuning dan G.I Berastagi berdasarkan pengukuran dan perhitungan dengan menggunakan metode bayangan”. [online]. Available:

https://www.usu.ac.id/singuda_ensikom/article/download/3332/2296 , 2015.

T.S. Hutauruk, M.Sc,”Transmisi Daya Listrik”. Jakarta:Erlangga ,1993.

Turan Gonen, Electrical Power Transmission System Engineering: Analysis and Design, USA: John Willey & Sons Inc.,1988.

W. Saputra, “ Pengaruh Perubahan Arus Saluran Terhadap Tegangan Tarik dan Andongan Pada SUTT 150 kV”. Padang. ITP. 2017


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


DOAJ logo

Ciptaan disebarluaskan di bawah  Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.