ANALISIS KINERJA JARINGAN WPAN ZegBee DENGAN TOPOLOGI CLUSTER TREE

Thamrin Thamrin

Sari


WPAN Zegbee adalah salah satu jaringan personal area pada data rate rendah maksimal 250 Kbps. Pada
implementasinya dapat digunakan topologi mesh, star dan cluster tree. Topologi cluster tree memiliki
kelebihan karena dapat menambah covered area jaringan, akan tetapi pada sisi lain menambah latency waktupengiriman data. Penelitian ini dibuat dengan simulasi software Network Simulator 2 (NS2) untuk
menganalisis kinerja jaringan WPAN zegbee dengan topologi cluster tree. Indikator kinerja yang diuji adalah
throughput, delay dan packet delivery ratio (PDR). Kinerja jaringan dimati melalui lima scenario dengan
memvariasikan jumlah node. Skenario node yaitu 4 , 13, 28, 49 dan 76. Masing-masing scenario dikirimkan
paket data 50. Jarak masing-masing node adalah 10 meter. Routing protocol yang digunakan AODV, model
antenna omni, tipe antrian first in first out (FIFO), model propagasi two way ground dan tipe trafi FTP.
Analisis kinerja jaringan WPAN skenario pertama didapatkan nilai throughput 8,037 Kbps, delay 0,007342
detik dan PDR 97,37 %. Skenario kedua didapatkan hasil throughput 6,562 Kbps, delay 0,007774 detik dan
PDR 90,37 %.. Skenario ketiga didapatkan hasil throughput 7,663 Kbps, delay 0,009809 detik dan PDR
77,15 %. Skenario keempat didapatkan hasil throughput 7,954 Kbps, delay 0,015264 detik dan PDR 74,93
%. Skenario kelima didapatkan hasil throughput 2,899 Kbps, delay 0,020772detik dan PDR 63,11 %.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


DOAJ logo

Ciptaan disebarluaskan di bawah  Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.