PENGARUH PENAMBAHAN JARINGAN TERHADAP DROP TEGANGAN PADA SUTM 20 KV FEEDER KERSIK TUO RAYON KERSIK TUO KABUPATEN KERINCI

Erhaneli Erhaneli, Aldi Riski

Sari


Perkembangan sistem kelistrikan saat ini telah mengarah pada peningkatan efisiensi
dalam penyaluran energi listrik. Salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi yaitu dengan
mengurangi rugi daya dan meminimalkan drop tegangan pada jaringan.Drop tegangan pada
sistem distribusi dapat terjadi pada jaringan tegangan menengah (JTM), transformator distribusi,
jaringan tegangan rendah (JTR) dan saluran rumah.
PT. PLN Rayon Kersik Tuo terletak di daerah pegunungan di wilayah Kabupaten Kerinci yang
memiliki sebuah Feeder yang berkarakteristik jaringan radial murni. Feeder Kersik Tuo memiliki
panjang jaringan tegangan menengah 96,8 KMS dengan beban 4,795 MVA. Karena meningkatnya
pertumbuhan beban listrik maka dilakukan penambahan beban sebesar 0,8 MVA dengan panjang
jaringan 10,2 KMS. Dengan penambahan jaringan ini apakah berpengaruh terhadap drop
tegnagan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung drop tegangan yang terjadi pada Feeder Kersik Tuo sebelum dan sesudah panambahan jaringan, dan membandingkan hasil perhitungan dengan standar drop tegangan yang ditetapkan oleh PT. PLN (Persero) Rayon Kersik tuo sesuai dengan TMP ( Tingkat Mutu Pelayanan ) PLN Setempat yaitu 17 KV – 20 KV. Dari hasil
perhitungan sebelum penambahan jaringan pada Feeder Kersik Tuo , tegangan diujung terima
17,103 kV dengan drop tegangan 14,483 %, dan setelah dilakukan penambahan jaringan maka
tegangan pada ujung saluran sebesar 16,70 kV dengan drop tegangan 16,49%. Hal ini jelas tidak
sesuai lagi dengan TMP setempat, dan memerlukan kajian lebih lanjut untuk mengatasi permaslan
ini.

Teks Lengkap:

PDF (English)

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.