PENGARUH PENGGUNAAN AGREGAT KASAR SUNGAI TUAK (KABUPATEN KERINCI, PROPINSI JAMBI) DALAM CAMPURAN ASPAL PANAS AGREGAT (AC-WC) DENGAN PENGUJIAN MARSHALL

Misbah Misbah, Neneng Sari

Sari


Pembangunan jalan di daerah Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi mengalami peningkatan yang pesat dan dirasakan semakin penting untuk menunjang peningkatan perekonomian, informasi, sosial, budaya dan ketahanan nasional, sehingga pembangunan jalan dilaksanakan pada masa sekarang dihadapkan pada penyempurnaan kualitas dan penghematan biaya. Perkembangan penelitian tentang bahan konstruksi perkerasan jalan diarahkan pada usaha pemanfaatan material setempat dan disesuaikan dengan kondisi daerah dimana konstruksi perkerasan akan dilaksanakan.

Untuk itu perlu suatu metoda yang bisa dijadikan pedoman untuk mengetahui kualitas agregat kasar yang akan digunakan, seperti agregat dari Sungai Tuak, Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi. Salah satu metode adalah analisa Pengaruh Penggunaan Agregat Kasar Sungai Tuak, Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi dalam campuran aspal panas agregat AC-WC dengan pengujian Marshall.

Dari hasil penelitian “Pengaruh Penggunaan Agregat Kasar Sungai Tuak, Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi dalam campuran aspal panas agregat AC-WC dengan pengujian Marshall” didapatkan bahwa dengan memakai agregat kasar dari Sungai Tuak, Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi mengakibatkan hampir semua nilai properties Marshall memenuhi spesifikasi campuran. Maka dari penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa aggregat kasar Sungai Tuak, Kabupaten Kerinci, Propinsi Jambi dapat digunakan dalam campuran AC-WC.

 

Kata Kunci : Aggregat Kasar, Karakteristik Marshall


Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Arthur Wignall, (1999). Proyek Jalan: Teori dan Praktek. Edisi IV. Jakarta : Erlangga

Dirjen Bina Marga, (2014). Spesifikasi Umum 2010 (Revisi 3), Jakarta : Kemenpu

Hendri Nofrianto, (2013). Perencanaan Perkerasan Jalan Raya, Yogyakarta : Andi

Kementerian PU Badan Pembinaan Konstruksi, 3013 Materi Pelatihan Pengujian material agregat kasar, agregat halus dan Filler. Jakarta

Moh. Nazir, (1993). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia

Pusjatan Kemenpu, (2014). Panduan Pengujian Aspal, Aggregat, dan Campuran Beraspal Panas. Bandung : Kementrian Pekerjaan Umum

Shirley L. Hendarsin, (2000). Perencanaan Teknik Jalan Raya. Bandung : PNB Silvia Sukirman, (1994). Dasar-Dasar Perencanaan Geometri Jalan. Bandung : Nova

Silvia Sukirman, (1999). Perkerasan Lentur Jalan Raya. Bandung : Nova

Sudarsono, (1985). Konstruksi Jalan Raya. Jakarta : Departemen Pekerjaan Umum

Sudarsono, (1985). Rencana Campuran (Mix Design) untuk Aspal Beton Jakarta : Departemen Pekerjaan Umum.

Suhartono, (2015). Teknologi Aspal Dan Penggunaannya. Yogyakarta : Andi

Sunggono, (1995). Buku Teknik Sipil. Bandung : Nova


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.