PENGARUH INHIBITOR DAUN GAMBIR TERHADAP LAJU KOROSI BAJA KARBON RENDAH DALAM LARUTAN HCl 1%

Ismet Eka Putra, Niko Suriadi Kusuma

Sari


Sifat baja karbon rendah terhadap korosi secara umum sangat mudah terkorosi, yang mengakibatkan keterbatasan umur pemakaian, dimana material yang diperkirakan untuk pemakain dalam waktu lama ternyata mempunyai umur yang lebih singkat dari umur pemakaian rata-ratanya. Ekstrak daun gambir diketahui memiliki potensi yang dapat menghambat laju korosi pada beberapa jenis logam. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh inhibitor ekstrak daun gambir (Uncaria gambir) terhadap laju korosi baja karbon rendah dalam larutan HCl 1%. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 9 buah spesimen dalam 3 bejana dengan perendaman baja karbon rendah tanpa inhibitor dan adanya varirasi inhibitor 5%, dan 15% dengan waktu perendaman 5, 10, dan 15 hari. Larutan bersikulasi dalam bejana dengan volume larutan HCl 1% 1,8 liter. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin lama waktu kontak maka berat baja karbon rendah semakin berkurang. Pengurangan berat baja karbon rendah tanpa inhibitor ekstrak daun gambir jauh lebih besar dibandingkan pada baja karbon rendah yang menggunakan inhibitor ekstrak daun gambir. Semakin besar konsentrasi inhibitor yang ditambahkan dalam media HCl 1%, maka laju korosi akan berkurang. Laju korosi tertinggi adalah tanpa ekstrak dengan laju korosi 0,127 mpy selama 15 hari perendaman. Sementara dengan 5% ekstrak laju korosinya 0,055 mpy dan 15% laju korosinya 0,033 mpy selama 15 hari perendaman.

 

Kata-kata kunci : baja karbon rendah, inhibitor, korosi

 


Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Macell Pourbaix (1974) : Atlas of Electro Chemical Equilibria in Aqueous Solutions. Second Edition. NACE.

BPS Kab.Lima Puluh Kota (2009) : Kabupaten Lima Puluh Kota dalam Angka 2008. BPS. Lima Puluh Kota.

Ismet E.P., (2007) : Pengaruh Laju Korosi Baja Karbon Rendah dalam Larutan HCL 1% terhadap Kekuatan Tarik dan Bentuk Patahannya. Institut Teknologi Padang. Padang.

Hagerman, Ann, E., (2002) : Tannin Handbook. Miami University. USA.

Dhalimi, A., (2006) : Permasalahan Gambir (Uncaria Gambir L.) di Sumatera Barat. Indonesian Agriculture Technoogy Asesment and Development Institut, Perspectif.

Gillis, H.P., Norman H.N.T, David W. Oxtoby. (1999) : Prinsip-Prinsip Kimia Modern. Jilid 1. Erlangga. Jakarta.

Hermawan, B. (2001) : Ekstrak Bahan Alam sebagai Alternatif Inhibitor Korosi. [Online]. Tersedia : http://www.Chem-is-try.org.

Trethewey, Kenneth R. 1991. Korosi untuk Mahasiswa Sains dan Rekayasa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.