PEMODELAN ESTIMASI EMISI UNTUK METODA KERJA PENGECORAN BETON PADA BANGUNAN BERTINGKAT TINGGI

dyla midya octavia

Sari


Industri konstruksi merupakan salah satu sektor industri yang sangat berpengaruh dalam menghasilkan emisi CO2. Dari total emisi yang dihasilkan selama konstruksi, sebesar 40% berasal dari peralatan konstruksi.  Selain berdasarkan besarnya volume pekerjaan, nilai emisi yang dihasilkan akan sangat tergantung pada metode dan alat yang digunakan dalam suatu proses konstruksi. Penelitian ini membahas model atau formula yang bisa digunakan dalam menghitung emisi yang akan dihasilkan pada suatu proses konstruksi. Pemodelan perhitungan emisi dilakukan untuk pekerjaan pengecoran beton pada bangunan bertingkat tinggi berdasarkan volume dan metoda kerja yang digunakan dalam pekerjaan tersebut. Metode pengecoran beton yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengecoran dengan tower crane dan dengan concrete pump. Proses pemodelan dibantu dengan sistem simulasi menggunakan Simphony.Net untuk mengetahui durasi waktu yang diperlukan pada masing-masing metode kerja pengecoran, dimana durasi setiap work tasknya diperoleh melalui pengambilan data langsung di lapangan. Dari hasil pemodelan diperoleh model estimasi emisi yaitu nilai emisi total per lantai ke-i dapat diperoleh dari perkalian antara volume pengecoran per lantai ke-i (Vi) dengan emisi per volume lantai ke-i (Ei), dimana emisi per volume per lantainya (Ei) dapat diperoleh dari emisi per volume lantai 2 (E2) ditambahkan dengan selisih kenaikan emisi per lantainya (∆E).


Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Abduh, M. Green Construction Supply Chains for Supporting Green Buildings in Indonesia: Initial Findings and Future Developments. Proceedings of the CIB 2014 Conference, Kandalama, Sri Lanka, 4 - 7 May 2014

AbouRizk, S. and Mohamed, Y, “Simphony: an integrated environment for construction simulation.” Proceedings of the 2000 Winter Simulation Conference, pp. 1907-1914. Phoenix, Arizona, 2000.

Ahh, C. Pan, W. Lee, S. dan Pena-Mora, F. “Lessons Learned from Utilizing Discrete-Even Simulation Modeling for Quantifying Construction Emissions in Pre-Planning Phase”. Proceeding of the 2010 Winter Simulation Conferences. 2010.

Ahh, C. “An Integrated Framework For Sustainable Construction Processes: Understanding And Managing The Environmental Performance Of Construction Operations”. Dissertation: Graduate College of the University of Illinois at Urbana-Champaign, 2012.

Dewan perubahan Iklim Nasional, 2011

Environmental Protection Agency (EPA). ”Cleaner Diesels : Low Cost Ways to Reduce Emissions from Construction Equipment.” EPA’s Sector strategis Program. Washington DC, USA, 2007.

Environmental Protection Agency (EPA). “Direct Emissions from Mobile Combustion Sources.”Climate Leaders Greenhouse Gas Inventory Protocol Core Module Guidance, EPA430-K-08-004, U.S. Environmental Protection Agency, Office of Air and Radiation, Ann Arbor, MI, 2008.

Lewis, P., Leming, M., Frey, H.C., and Rasdorf, W. “Assessing the effects of operational efficiency on pollutant emissions of nonroad diesel construction equipment”. Transportation Research Board, Washington, D.C, 2011.

Pena-Mora, F. dkk. “ A framework for Managing Emissions from Construction Processes”. University of Illinois at Urbana-Champaign, 2009.

Peurify, R.L. & Oberlender, G.D. “Estimating Construction Cost, 5th Ed.”. McGraw Hill, New York, 2005.

Statistik Konstruksi Indonesia, 2009.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.