PRESTASI SEBUAH SISTEM PENGERING POMPA KALOR

Muhammad Yahya

Sari


Temulawak (curcuma xanthorrhiza Roxb) merupakan salah satu jenis tanaman obat dari famili Zingiberaceae. Rimpang temulawak dapat digunakan untuk mengobati penyakit lever yaitu memperbaiki fungsi hati dan menurunkan kadar SGPT dan SGOT, meningkatkan sistem imunitas tubuh, anti bakteri, anti diabetik, dan anti oksidan. Alat pengering buatan jenis pengering udara panas (hot air drying) masih banyak digunakan masyarakat untuk mengeringkan temulawak, namun waktu pengeringannya sangat bergantung kepada suhu udara pengering, makin tinggi suhu pengeringan semakin cepat waktu pengeringan. Suhu tinggi dapat merusak zat-zat yang dimiliki temulawak karena temulawak sensitif terhadap panas. Tujuan penelitian ini adalah membuat dan menguji prestasi alat pengering pompa kalor untuk mengeringkan temulawak. Alat pengering ini terdiri dari beberapa komponen utama yaitu: pompa kalor, ruang pengering dan blower. Prestasi alat pengering pompa kalor dinyatakan dengan koefisien prestasi (COP) pompa kalor, SMER dan efisiensi termal alat pengering. Dari hasil pengujian diperoleh: temperatur udara rata-rata keluar kondensor dan COP rata-rata pompa kalor dicapai, masingmasing 51,5o C dan 2,27. SMER rata-rata dicapai dan waktu yang dibutuhkan dengan kapasitas pengeringan 30,7 kg, kadar air awal 80%, kadar air akhir 7,5 % dan kecepatan aliran udara 8 m/s, masing-masing sebesar 0,83 kg/kWh dan 12 jam. Efisiensi termal rata-rata alat pengering pompa kalor sebesar 54,6%. Alat pengering pompa kalor sesuai untuk mengeringkan temulawak karena temperatur udara pengeringan tidak tinggi atau tidak merusak zat-zat yang ada pada temulawak.

Teks Lengkap:

PDF (English)

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.