EVALUASI KOORDINASI OVER CURRENT RELAY (OCR) DAN GROUND FAULT RELAY (GFR) PADA FEEDER GH LUBUK BUAYA

Zulkarnaini Zulkarnaini, Ujang Rahman Hakim

Abstract


Tingkat keandalan distribusi tenaga listrik PT. PLN (Persero) Area Padang Rayon Tabing masih
belum optimal. Hal ini disebabkan oleh: Pertama, pada tahun 2012 ini terjadi perubahan pada
pembangkitan daerah sumatera bagian tengah sehingga berpengaruh terhadap nilai MVA short circuit yang
ada di GI PIP. Kedua, adanya penambahan beban pada Feeder Adinegoro yang harus memikul beban
Feeder Air Tawar sehingga beban meningkat dua kali lipat dari semula (70 A menjadi 134 A) dan panjang
jaringan juga menigkat dari 11.87 kms menjadi 40.57 kms. Setelah dilakukan analisa terhadap perubahan
arus gangguan yang muncul serta koordinasi setting relay proteksi GH Lubuk Buaya, didapati bahwa nilai
setting arus OCR moment pada incoming dan masing-masing Feeder di outgoing GH perlu dilakukan
perubahan karena kurang efektif. Setting arus instan terlalu kecil sehingga menyebabkan relay pada
incoming akan sama-sama merasakan arus gangguan hubung singkat 2 untuk jarak gangguan kurang dari
30 % panjang masing-masing outgoing. Hasil Penelitian ini dapat meminimalkan trip (pemutusan) yang
terjadi pada penyulang. Dimana Setting ulang waktu kerja pada rele outgoing di set 0,3 sec dan untuk
setting waktu kerja incoming GH Lubuk Buaya di set 0,6 dimana ada grading time sebesar 0,3 sec. Setting
ulang ini dimaksudkan agar rele tidak sampai trip lagi akibat arus Inrush dari trafo-trafo distribusi yang
memang sudah tersambung di jaringan distribusi, sewaktu PMT penyulang tersebut dimasukkan. Sehingga
untuk mengkoordinasikan kembali dapat digunakan setting relay hasil analisa yang terdapat pada tabel
Incoming dan Outgoing Feeder GH Lubuk Buaya ,

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View Jurnal Momentum Stats

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.