ABU BATUBARA PLTU SIJANTANG SEBAGAI BAHAN STABILISASI TANAH LEMPUNG EKSPANSIF

Herman Herman

Abstract


Lempung ekspansif adalah lempung yang mempunyai kembang susut yang cukup tinggi akibat perubahan kadar air, tanah lempung ini sering menimbulkan kerusakan bangunan dan perkerasan jalan diatasnya, mempunyai daya dukung yang rendah jika dalam kondisi jenuh, oleh karena itu tanah lempung jenis ini perlu penanganan agar tidak menimbulkan masalah pada konstrusi diatasnya, salah satu penanganannya dengan stabilisasi, agar tanah lempung tersebut lebih stabil.Stabilisasi kimiawi biasanya memakai bahan semen atau kapur, pada penelitian ini digunakan abu batubara dari PLTU Sijantang, untuk mengetahui sejauh mana bahan abu ini dapat meminimalisir kembang susut tanah lempung ekspansif. Pencampuran abu batubara diambil 0%, 12%, 16% dan 20% dari berat kering tanah lempung. Hasil penelitian mengindikasikan semakin meningkat persentase abu batubara dalam tanah lempung, nilai-nilai specific gravity, batas cair, indeks plastisitas, kadar air optimum menurun, dan nilai-nilai batas susut, batas plastis, kepadatan , dan,persen pengembangan cenderung meningkat, sedangkan tekanan pengembangan pada awalnya meningkat, pada peningkatan persentase abu batubara pada lempung , nilai ini cenderung menurun.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View Jurnal Momentum Stats

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.