ANALISIS PERBANDINGAN KOLOM BERBENTUK BULAT DAN PERSEGI TERHADAP KINERJA STRUKTUR GEDUNG BETON BERTULANG AKIBAT BEBAN GEMPA ( Studi Kasus : Gedung BKPSDM Kota Padang Panjang)

Agus Agus

Abstract


Pada umumnya suatu perencanaan struktur di Indonesia terutama gedung tiga lantai seperti gedung perkantoran, gedung sekolah, gedung hunian seperti rumah susun dan lain sebagainya, menggunakan desain kolom persegi untuk menahan kekuatan balok-balok utamanya. Berbagai macam desain kolom persegi yang digunakan menggunakan dimensi yang berbeda-beda sesuai dengan fungsi bangunan dan beban yang dipikul pada bangunan tersebut. Akan tetapi terdapat beberapa bangunan gedung yang menggunakan desain kolom bulat atau lingkaran. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana perbandingan struktur bangunan yang menggunakan kolom bulat terhadap kolom persegi pada bangunan tiga lantai pada Gedung Kantor BKPSDM Kota Padang Panjang terhadap gaya-gaya dalam kolom, respons struktur (displacement), dan jumlah tulangan sehingga diperoleh kolom yang efisien antara kolom bulat dan kolom persegi. Dilakukan perhitungan gedung menggunakan kolom bulat berdasarkan perencanaan awal dan perhitungan gedung menggunakan kolom persegi dengan luas penampang kolom yang relatif sama, kemudian dilakukan perbandingan kolom bulat dan kolom persegi terhadap gaya-gaya dalam kolom, respons struktur (displacement), dan jumlah tulangan. Hasil analisis displacement diperoleh bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan nilai displacement antara struktur gedung kolom bulat dan struktur gedung kolom persegi. Berdasarkan perbandingan gaya dalam maksimal keseluruhan, dapat dilihat bahwa struktur gedung kolom bulat memiliki gaya aksial lebih tinggi dibandingkan struktur gedung kolom persegi. Gaya dalam geser struktur gedung kolom bulat lebih besar dari kolom persegi, sedangkan gaya dalam momen struktur gedung kolom bulat lebih rendah dibandingkan dengan struktur gedung kolom persegi. Untuk penulangan, kolom persegi 53 x 53 cm merupakan kolom yang lebih efisien dibandingkan kolom bulat Ø60 cm karena jumlah tulangan pokok yang dibutuhkan lebih sedikit ( 16 berbanding 20 atau ± 25% ), akan tetapi kolom bulat dengan tulangan sengkang spiral mampu menyerap deformasi yang cukup besar sebelum keruntuhan dibandingkan kolom persegi dengan sengkang lateral (persegi).

Kata kunci : Kolom bulat, Kolom persegi, Respons struktur, Tulangan Kolom

Full Text:

PDF

References


Asroni, Ali. 2010. Kolom Fondasi dan Balok T. Yogyakarta : Graha Ilmu

Arthur H Nilson, George Winter. 1993. Perencanaan Struktur Beton Bertulang. Jakarta : PT. Pradnya Paramita

Agus, Syafri Wardi. 2013. Rekayasa Gempa. Yogyakarta : Andi Offset

Agus, Syafril. 2016. Perbandingan Analisis Respons Struktur Gedung Antara Portal Beton Bertulang, Struktur Baja, dan Struktur Baja Menggunakan Bresing Terhadap Beban Gempa. Jurnal Teknik Sipil ITP. Padang : ITP Press

Azlinur, Deni. 2016. Evaluasi Bentuk Penampang Kolom Bulat dan Kolom Persegi Serta Penulangan Terhadap Respons Struktur Akibat Beban Gempa Pada Struktur Gedung Beton Bertulang. Tugas Akhir. Jurusan Teknik Sipil ITP. Padang

Dipohusodo, Istimawan. 1994. Struktur Beton Bertulang. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama

http://puskim.pu.go.id/aplikasi/desain_spektra_indonesia_2011/

Maidiawati, Dr.Eng. Buku Ajar Analisis dan Desain Kolom Beton Bertulang. Padang

McCormac, J C. 2003. Desain Beton Bertulang. Jakarta : Erlangga

Peta Zona Gempa Indonesia 2010

Schodek, Daniel L. 1999. Struktur Edisi kedua. Jakarta : Erlangga

Standar Nasional Indonesia 2847 : 2013 Tentang Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung

Standar Nasional Indonesia 1726 : 2012 Tentang Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung

Standar Nasional Indonesia 1727 : 2013 Tentang Beban minimum untuk perancangan bangunan gedung dan struktur lain

Sudarmoko. 1996. Perencanaan dan Analisis Kolom Beton Bertulang. Yogyakarta : Biro Penerbit.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View Jurnal Momentum Stats

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.